Pengurus Wilayah Pelajar Islam Indonesia (PW PII) Jakarta menggelar pelantikan pada tanggal 28 November 2021, yang digelar di Sofyan Hotel, Tebet, Jakarta Selatan. Sebelumnya Masa kepemimpinan PW PII Jakarta periode 2019-2021 diketuai oleh Anja Hawari Fasya, yang kemudian dilanjutkan Muhammad Izzuddin Rabbani dengan masa jabatan dua tahun, yakni tahun 2021-2023.
Kegiatan ini dihadiri Pengurus Daerah PII dan berbagai organisasi yakni, Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM), Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU), Himpunan Mahasiswa Persatuan Islam (HIMA PERSIS), dan Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI).
Ketua Umum PW PII Jakarta dalam sambutannya ngatakan, “PII sebagai organisasi kepelajaran dan keumatan mesti memandang jauh menatap satu abad Indonesia merdeka, pada tahun 2045 akan banyak tantangan yang akan dihadapi oleh masyarakat, salah satunya ialah bonus demografi”. Ucap Muhammad Izzudin Rabbani.
Izzudin menambahkan, Tahun 2045 merupakan tahun yang sangat disoroti oleh PW PII Jakarta. Selain menghadapi bonus demografi, indonesia juga membutuhkan Sumber Daya Manusia yang berkualitas, sehingga bisa bersaing dengan negara asing pada tahun tersebut yang kita kenal dengan sebutan MEA (Masyarakat Ekonomi Asean).
Ketua Umum Pengurus Besar Pelajar Islam Indonesia (PB PII) mengingatkan, “PII harus waspada mengenai gerakan-gerakan atau penyebaran ideologi liberalisme. PII sebagai organisasi islam, mesti menjadi organisasi yang menjadi tembok (benteng) akan bahayanya penyebaran ideologi liberal”. Rafani Tuahuns menegaskan.
Rafani, sapaan akrab Rafani Tuahuns, menilai, ideologi liberal akan terus dihembuskan oleh pendukung liberalisme. Jangan sampai Ummat Islam lalai dan tidak ada yang menjaga diri dari bahaya liberalisme. Ia mengajak semua elemen untuk bergerak berjamaah, demi menyongsong generasi emas 2045.
Pada kegiayan tersebut, tidak hanya pelantikan, PW PII Jakarta juga mengadakan Talk Show Pelajar dengan pemateri, Saddam Al-Jihad, Penulis buku Pancasila sebagai ideologi dunia, Yusuf Salam, Akademisi Urban Development Studies, dan Farida Aini, Dosen Psikologi Universitas Indonesia. Dari ketiga pemateri di atas, mereka menjelaskan mengenai bagaimana organisasi harus bisa menjadi public opinion, membicarakan mengenai kepelajaran dan kepemudaan serta menjadi manusia yang memiliki karakter kuat dan tangguh.

Komentar Terbaru